Yang terindukan
Thank you for your coming to my life
Who ever made me happy for a while
Who also ever made me messed up
And now
I don't know if someday you will come back
Even though only say hello
I know, it is good for just a good relationship
Like friendship
You need to know that old Edelweiss will be like same when the first blooming but she will fall easily
Like the feelings,
The feeling keep the same, but the content of the feeling will be different over time
No matter
I am so grateful to know you. I am still miss you.
Sincerely
-Rosi-
every blue sky has a story, about you, about the experience, about memories, and about nature. So I like to write even though there was nothing
Tuesday, May 16, 2017
Sunday, February 19, 2017
7 Hal Yang Perlu Diketahui Cowok
Welcome back to my blog and I will share with all of you about ladies wkwk
Special nih buat cowok-cowok yang lagi jomblo, pdkt, ataupun lagi jatuh cinta tapi kagak taken-taken wkwk
Masa pdkt itu adalah masa dimana katanya masa terindah selama proses menuju taken, banyak yang mengira kalo masa ini masa yang mendebarkan dan menyenangkan. (btw pdkt kan artinya pernah deket kemudian terabaikan :(( ) Ya begitulah proses, ada yang pdktnya berhasil dan ada yang tidak. Ya namanya juga kompetisi hati, ada yang menang dan ada yang belum. Tapi jangan berkecil hati, disini bakal dishare hal-hal yang perlu diketahui cowok tentang cewek saat pdkt :
Okay
Saturday, December 31, 2016
Senja Di Balik Desember
Kuhampiri desember penghujung tahun
Kudapati rona jingga juga menyapa
Mendatangi dikau yang sendu
Diantara kemelut rindu
Sunday, November 15, 2015
November Cerita
Akan ada suatu hari dimana engkau butuh sendiri
Melepaskan segala aktivitas dan pikiran yang selalu berkendara di dalam tubuh ini
Yang kau inginkan hanya bertemu dengan alam dan Yang Maha Menciptakan
Pikiranmu yang sedang beradu dalam keramaian
Aktivitas yang mengikatmu hingga tubuhmu lelah
Hingga malam yang tak pernah kau tiduri dengan nyenyak
Hingga telepon genggammu tak pernah berhenti berdering memanggilmu
Hingga tugasmu yang lain memanggilmu untuk kau selesaikan
Hingga waktu bersama dengan mereka berkurang
Bahkan hingga kau pulang
Segala hal itu masih memanggil untuk dikerjakan
Hingga sakit tak pernah kau rasakan
Hingga lelah sering kau abaikan
Hingga kau bertemu di titik jenuh
Jenuh menjemukan
Meski di setiap sujudmu kau selalu mengadu
Kau selalu mencoba menahan segala kelelahan itu
Menutup kesedihan dengan berbagai cara
Karna tentunya kau tau hanya pada-Nya kau pantas bercerita tentang kesedihan dan segala permasalahanmu
Tapi kau harus sadar jika kau berhenti
Bagaimana dengan mereka?
Coba lihat mereka berdua
Yang bekerja keras membiayaimu, mendewasakanmu, mendidikmu, menyayangimu?
Apakah kau tidak ingin membahagiakannya?
Bagaimana dengan tanggung jawabmu?
Apakah kau ingin jadi pecundang?
Kalah sebelum berperang?
Lihat lagi mereka yang ada disana
Mungkin masalah mereka jauh lebih berwarna
Namun mereka tetap bisa menyembunyikannya
Dengan mereka berpura-pura bahagia
Setidaknya hidup ini masih bisa sejahtera
Tetapi
Mungkin dari mereka bisa memahami
Kau sedang berada pada masa peralihan diri
Kau sedang ingin sendiri
Bercerita pada alam dan Yang Maha Memiliki alam
Kau ingin membungkus kenangan, permasalahan, segala pikiran dan kegiatan ke dalam ranselmu dan kemudian menyembunyikannya di balik bukit
dan tentunya kau ingin bermain-main di padang rumput dengan birunya langit
Monday, July 20, 2015
Maaf, Senja Baru Belum Bisa Memenangkanku
-PROLOG-
Senja ini telah muncul indah beberapa bulan yang lalu.
Dengan pancaran yang berbeda dan suasana yang berbeda pula.
Memang indah.
Wednesday, February 25, 2015
Karna Daun Tak Pernah Ingin Gugur
(semacam sajak yang pengen banget dijadiin lagu haha, mungkin kata tak sepenuhnya indah untuk dibaca, mungkin saja musik lebih asyik untuk mengungkapkan sebuah rasa yang lebih dari kata)
Dan ini adalah sebuah puisi yang jadi lirik lagu hehe
Dan ini adalah sebuah puisi yang jadi lirik lagu hehe
Kala musim kemarau tiba
Pohon kering kehausan cinta
Ingin gugurkan daunnya
Namun apa daya
Dia rindu sebuah bunga
Wednesday, February 18, 2015
Dengarkan Kami (Rakyat Biasa Yang Tak Mengerti Apa-Apa)
My Dear Ibu Pertiwi
Tanah Air yang ku kagumi
Mengapa baru awal tahun kerumitan terus terjadi
Ketika panggung drama politik dan hukum tampil silih berganti
Konflik dan kejadian tak beretika mulai menggerogoti negeri
Betapa menyayatnya bagi kau ibu pertiwi
Wednesday, February 11, 2015
Surat Singkat Kerinduan Pada Yang Tak Dikenal
Teruntuk.....
Kadang aku masih merindukan panggilan Ros yang sering kau kirimkan pesan singkat dan sering kau panggilkan ke aku kala kita bertemu. Aku masih terngiang bayang-bayang putih abu-abu kita Aku masih melihat bayangan ketika kau sedang berjalan, dan kau tersenyum sok keren itu. Aku masih ingat waktu kita yang masih bersama, belum terpisah jarak antar kota seperti kala ini. Kita yang dulu memang tak pernah bersatu, hanya sebuah tatapan mata yang saling beradu itulah cara komunikasi kita. Kita tak saling peduli kala bertemu, hanya sebuah sapaan kecil yang tak pernah mengartikan kita peduli. Kita seperti tak pernah mengenal kala itu, hanya sikap-sikap kecil yang kau tunjukkan untuk sekedar memberikan isyarat bahwa kita saling mengenal. Kita yang dulu saling gemar beradu gengsi, demi satu tujuan, teman-teman kita tak pernah mengetahui. Tak pernah mengetahui bahwa sebenarnya kita mempunyai panggung sendiri. Hahaha.
Namun itu dulu, kini kita tak lagi seperti itu. Dulu kita hanyalah dipertemukan untuk beberapa waktu. Kini waktu talah berlalu. Kita tak lagi beradu gengsi. Kita sengaja untuk melupakan diri dan menjauhi.
Untukmu Kini aku hanya sekedar rindu, aku tak pernah bermaksud berharap kita seperti dulu.
Kadang aku masih merindukan panggilan Ros yang sering kau kirimkan pesan singkat dan sering kau panggilkan ke aku kala kita bertemu. Aku masih terngiang bayang-bayang putih abu-abu kita Aku masih melihat bayangan ketika kau sedang berjalan, dan kau tersenyum sok keren itu. Aku masih ingat waktu kita yang masih bersama, belum terpisah jarak antar kota seperti kala ini. Kita yang dulu memang tak pernah bersatu, hanya sebuah tatapan mata yang saling beradu itulah cara komunikasi kita. Kita tak saling peduli kala bertemu, hanya sebuah sapaan kecil yang tak pernah mengartikan kita peduli. Kita seperti tak pernah mengenal kala itu, hanya sikap-sikap kecil yang kau tunjukkan untuk sekedar memberikan isyarat bahwa kita saling mengenal. Kita yang dulu saling gemar beradu gengsi, demi satu tujuan, teman-teman kita tak pernah mengetahui. Tak pernah mengetahui bahwa sebenarnya kita mempunyai panggung sendiri. Hahaha.
Namun itu dulu, kini kita tak lagi seperti itu. Dulu kita hanyalah dipertemukan untuk beberapa waktu. Kini waktu talah berlalu. Kita tak lagi beradu gengsi. Kita sengaja untuk melupakan diri dan menjauhi.
Untukmu Kini aku hanya sekedar rindu, aku tak pernah bermaksud berharap kita seperti dulu.
Saturday, February 7, 2015
Whatever.
Yang saya tahu dari pakar, ternyata hidup itu adalah mimpi
Dan hidup yang nyata adalah ketika dikembalikan ke alam sebelumnya
Sehingga yang saya ketahui adalah hidup ini imajinasi
Kita harus mampu membuatnya sebaik mungkin untuk hidup kita nanti
Dan apakah masih beranggapan bahwa imajinasi/mimpi ini harus diketahui orang lain juga?
Dalam membuat imajinasi yang indah kita butuh sebuah perubahan
Perubahan yang diharapkan di setiap detiknya
Tentunya juga perubahan yang baik untuk membangun sebuah imajnasi yang indah sehingga hidup kita kelak nanti juga indah
hehehe
Sunday, January 18, 2015
Wednesday, December 31, 2014
Sajak Akhir Tahun
My dear special reader
Sudah sejak awal aku katakan bahwa aku ini penulis amatiran
Sudah dua tahun gaya tulisan ku tetap tak beraturan
Sebenarnya jga tak terlalu berantakan
Tapi tenang ini semua tak bakal jadi perdebatan
hehehe
Mari Merenung
Satu detik yang telah berlalu adalah masa lalu.
Begitu pula tahun, satu tahun yang telah berlalu adalah sejarah besar bagi masing-masing seseorang. Masing-masing punya perjalanan sendiri di setiap tahunnya. Perjalanan adalah sebuah proses. Dan proses tersebut tentunya mempunyai esensi dan estetika tersendiri.
Tentu banyak hal yang telah dilewati dan dihadapi oleh kalian, tak hanya kebahagiaan dan permasalahan pribadi, permasalahan lingkungan sekitar dan negarapun juga bisa jadi suatu bentuk bukti perjalanan kita sendiri.
Negara ini telah mengalami lika liku yang cukup banyak di tahun 2014 mulai dari banjir di awal tahun, meletusnya gunung yang tak pernah terduga awalnya, konflik antar partai, persaingan wakil rakyat dan capres di dunia politik, konflik di dunia olahraga Indonesia, kontroversi kenaikan harga bbm dan kini mulai turun lagi, kontroversi kurikulum pendidikan, banjir lagi, longsor besar dimana-mana, hingga yang masih hangat adalah hilangnya pesawat. Hal hal baru di setiap harinya tak pernah habis muncul bergantian melengkapi kronologi peristiwa di tahun ini.
Begitu pula tahun, satu tahun yang telah berlalu adalah sejarah besar bagi masing-masing seseorang. Masing-masing punya perjalanan sendiri di setiap tahunnya. Perjalanan adalah sebuah proses. Dan proses tersebut tentunya mempunyai esensi dan estetika tersendiri.
Tentu banyak hal yang telah dilewati dan dihadapi oleh kalian, tak hanya kebahagiaan dan permasalahan pribadi, permasalahan lingkungan sekitar dan negarapun juga bisa jadi suatu bentuk bukti perjalanan kita sendiri.
Negara ini telah mengalami lika liku yang cukup banyak di tahun 2014 mulai dari banjir di awal tahun, meletusnya gunung yang tak pernah terduga awalnya, konflik antar partai, persaingan wakil rakyat dan capres di dunia politik, konflik di dunia olahraga Indonesia, kontroversi kenaikan harga bbm dan kini mulai turun lagi, kontroversi kurikulum pendidikan, banjir lagi, longsor besar dimana-mana, hingga yang masih hangat adalah hilangnya pesawat. Hal hal baru di setiap harinya tak pernah habis muncul bergantian melengkapi kronologi peristiwa di tahun ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)
