Aku masih belia
Aku belum dewasa
Tubuhku memang tak sempurna
Kulitku memang tak secerah wanita lainnya
Jiwaku tak pernah sekuat baja
Aku tak pernah istemewa
Tak berharap istemewa pula
Aku gadis muda yang biasa
Mungkin dianggap tak berguna
Tak pernah beri apa-apa
Aku gadis desa
Yang sedang dalam tahap proses belajar
Citaku ku kejar
Hingga ku di kejar
Caci makian
Tapi tak apa
Aku diam
Padanya ku tersenyum tak akan muram
Aku pahami teori terbitnya matahari
Semangatku harus seperti kala pagi hari
Dibasuh embun pagi yang menyejukkan hati
Dengan semilir angin pagi
Ku coba berjalan menyusuri hari
Hingga ibarat siang
Perjuanganku harus keras
Aku harus berani mencucurkan keringat
Apapun itu
Aku harus berani berkorban untuk apapun dan siapapun
Hiraukan segala terik, panas, dan semacamnya
Dan Aku juga harus bisa layaknya sore
Aku harus menenangkan diri
Mengambil sejenak helaian nafas
Dibalut ketenangan senja
Menyamankan segenap jiwa dan raga
Seharusnya aku bisa jadi sore menjelang malam
Ya senja
Ia buat yang terjadi di siang yang begitu teriknya
Menjadi indah
mempesona istimewa tak ada duanya
Saat itu aku harus merenungi apa yang telah kuraba dalm perjalanan ini
Dan pada akhirnya aku harus mengingat Tuhan
Kala matahari terbenam
Tak boleh hati ini mengeluh
Syukur harus selalu terkirim pada Yang Kuasa
Meski malam tanpa rembulan
Aku harus selalu berusaha jadi bintang
Meski bersembunyi di balik tirai kegelapan
Aku harus selalu ada untuk sekitar
Dan malam
Aku harus menyusun strategi
Untuk keesokan hari
No comments:
Post a Comment