Thursday, December 9, 2021

Pengen Self Healing?


Selamat membaca kembali di laman blog tiadaapapun ini

Kali ini akan sedikit iklan buat piknik virtual, yap mata-mata memandang kumpulan beberapa potret alam nan indah

Sebelum menuju galeri foto, sering banget gak sih akhir-akhir ini atau belakangan tahun ini muncul kata self healing?

Friday, October 15, 2021

Survivor

today was so badday..
will be missed this room
like, cant leave this room

tapi tiba-tiba di penghujung hari tersentak betapa tidak bersyukurnya aku jika seharian hanya berkeluh kesah, mendiamkan dunia serta seisinya.

Wednesday, July 21, 2021

Is it long covid?

 Selamat membaca kembali postingan-postingan yang sedikit menyita waktu kalian ☺


Melanjutkan postingan sebelumnya, bisa baca di >> aku menyumbang angka covid , 

dari situ dapat kusimpulkan : satu titik lengah kapanpun bisa terjadi paparan yang entah dari mana sumbernya, masker menurutku kunci utama dilanjut sering cuci tangan untuk mengurangi penularan lebih lanjut (terbukti keluarga, teman, bahkan yang sudah lansia banget keadaan sehat meskipun sempat kontak beberapa waktu, karna selama mulai tidak enak badan masker gak pernah dilepas saat kontak dengan siapapun). Saat ini bukan lagi darimana asalnya bisa terpapar, namun isolasi dini dan kabarkan dengan yang pernah kontak

Tuesday, July 20, 2021

Menyumbang Angka Covid-19

Selamat membaca lagi tentang cerita, bacaan yang sedikit menguras waktu kalian ☺

Postingan ini dibuat untuk sekedar mengingat momen pribadi yang gak pernah dialami sebelumnya, jadi bersifat sangat subjektif heheuu

Seperti judulnya tentang covid, tentunya akan diawali terlebih dahulu tentang terinfeksinya covid, 


Jadi kronologi kok bisa kena covid ini berawal dari

Saturday, June 26, 2021

Melewati Drama

NB: tulisan ini ditulis hanya untuk mengenang masa dan hanya sebagai bentuk luapan ekspresi




Lama tidak blogging dan mumpung tidak ada kerjaan hehe.

Sudah setahun lebih dunia digemparkan pandemi/wabah virus yang kayaknya orang-orang udah pada tau nih, wajar ada pro dan kontra tentang segala macam yg berkaitan tentang virus SarsCov2 ini, entah diseasenya entah perawatannya entah kebijakannya, dan entah-entah lainnya. Capek gak sih kalian baca dan denger tentang perdebatan ini? capek ya, sama! tapi wajar aja sih namanya hidup pasti bersebrangan, tp kadang gemes juga yaa haha

Hidup di pekerjaan sebagai tenaga kesehatan perawat di rumah sakit rujukan, yg kebanyakan temennya adalah sama2 nakes dari dokter perawat farmasi dll dan temen2 dlu kuliah juga sama2 nakes, membuat hari-hariku di pandemi ini berisi tentang pandemi juga, sampai jujur bosen banget tp salut bangetttt sama temen2 yg masih giat edukasi, tp ada juga yg abai kayak aku ini contohnya capek edukasi wkwk, disamping itu punya temen saudara keluarga yg gak nakes juga banyak, macem2 nih ada yg giat juga perpandemian ada juga yg b aja. Hidupku juga sama dengan yang lain, hidup di dunia maya lewat hp yg bisa liat orang gak dikenalpun menyampaikan pro kontra atau netral2 aja. 

Media pun banyak banget yang memberitahukan tentang kebijakan maupun mematikannya virus ini, sampai ada mungkin media yang gak bener alias abal2, yg dari judul clickbaitnya topiknya aja udah hiper, ada pula media yang emang sumbernya jelas, terpercaya gak ngadi ngadi judulnya, 

Dan pernah gak sih ngrasa kenapa banyak nakes (utamanya) yang sering banget edukasi tentang penularan virus ini? tau gak??? 

Monday, November 30, 2020

Senja dan Waktu


 Dear senja
Bagaimana kabarnya? 
Maaf baru berucap selamat bertambah usia
Sampai berganti bulan
Padahal kemarin terasa dalam pelukan
Di bahumu ku bersandar
Dalam buaian mimpi yang sebentar
Namun terasa nyaman

Dear senja
Lama kita tak jumpa
Kau yang lama tak nampak
Dalam berbagai warna
Tertutup panasnya siang
Dan terburu malam 

Dear senja
Sekali saja ada waktu lama 
Kita bisa berjumpa
Tidak terburu malam
Dan tidak terlama siang
Untuk sekedar bertatapan
Mengakhiri perasaan
Atau bersama mengawali kehidupan

senja
aku menunggu waktu itu

Thursday, October 29, 2020

Menuju November

Malam berganti malam

Tetap dengan persamaan pikiran

Tentang rindu

Yang makin menggebu

Ingin ku sekali menanyakan kabarmu

Tapi tidak tau

Darimana ku akan menyapa

Hanya bisa dengan bicara

Bila

Ku bisa menyapa

Aku akan bertanya

Sejauh apa hidupmu

Sejauh apa romansamu

Maafkan aku

Mungkin terlalu mengusik hidupmu

Apalagi sampai mengucap rindu

Sunday, May 10, 2020

Hujan Di Jam Satu


Hujan di jam satu
menuntutku untuk kembali mengingat masa lalu
2 bulan yang lalu
dan tahun-tahun yang tlah berlalu

Saat masih bisa bertemu bercanda bercerita
tanpa perantara
tanpa perlu social media
tanpa masker muka

karantina
semua orang bahkan dunia mengkarantina
tapi tidak bagi para tulang punggung keluarga
tidak semua orang bisa wfh

banyak diluar sana
orang menahan bertemu keluarga
untuk harapan membaiknya dunia
banyak diluar sana 
Juga ingin libur dirumah saja
tapi tidak bisa
karna ada yang harus merawat, mencari sesuap nasi, mencari penghidupan keluarga

sungguh, musim yang berbeda
ketika orang menahan bahkan mengurangi hura-hura
semua orang berpuasa
puasa dari segala nafsu dunia
mungkin Pencipta hanya ingin manusianya kembali
Pada hakikatnya sebagai ciptaan ilahi
Yang memang harus berendah hati
Peduli dengan seisi bumi

sekarang sudah jam dua
Hujan gerimis masih menyelimuti jogja
dan masih dengan karantina

Teman jika kita pernah bercanda
pernah berdebat kata maupun rasa
Sudah selayaknya ini waktu tepat untuk saling memaafkan
Saling mendoakan
Saling menguatkan
Agar kita bisa bertemu kembali dimasa depan